Happy Bekerja untuk Kualitas Terbaik Senin, 20 Januari 2020

Happy Bekerja untuk Kualitas Terbaik Image © ISS Indonesia.

Merasa happy atau bahagia dalam bekerja diyakini mampu mendatangkan manfaat positif bagi seseorang, maupun pemberi kerja atau perusahaan yang menaunginya. Seperti performa dan kinerja yang lebih produktif, lebih kreatif, lebih berfokus pada kualitas, lebih tahan banting, lebih optimis, dan banyak hal positif lainnya.


Semangat itulah yang ingin ditularkan oleh seorang Ahmad Dwinanto Yanuar kepada rekan-rekan kerja dan kliennya. Meski tidaklah mudah, namun Supervisor Maybank Indonesia Finance wilayah Jabodetabek ini percaya bahwa dengan happy bekerja, ia dan orang-orang di sekitarnya menjadi terdorong untuk memiliki pemikiran yang positif dalam menjalani pekerjaan sehari-hari.


“Apalagi anak-anak zaman sekarang kan, nggak bisa terlalu tegas. Kayak anak sendiri aja. Kalau kita kasarin, mereka jadi bete, jadi malas kerja. Jadi kita buat happy untuk bekerja, jadikan mereka bukan sebagai anak buah tetapi partner kerja,” ungkapnya.


Bagi pria yang akrab disapa Dwi ini, memperlakukan anggota timnya sebagai rekan kerja juga penting untuk kerja sama tim yang baik. Setiap harinya, ia memotivasi mereka agar selalu bekerja dengan semangat, serta memberikan kualitas kerja yang terbaik. Dengan begitu, kepercayaan klien terhadap pelayanan yang diberikan pun akan bisa terus terjaga.


“Kalau nggak karena mereka, saya nggak akan bisa seperti ini. Saya motivasi walaupun hanya lewat Whatsapp, nggak langsung ketemu di area. Terus sebulan sekali kita adakan training di Pusat (kantor pusat Maybank Indonesia Finance). Tim-tim dari General Service (atau GS) kita semuanya, untuk tahu bagaimana pendekatan dengan klien, supaya klien kita happy. Mereka juga akan fokus kerjanya, nggak ngedumel, jadi bekerja sepenuh hati,” ia menceritakan.


Ya, bekerja dengan hati tentunya datang dari rasa happy menjalani suatu pekerjaan. Lebih dari itu, rasa mensyukuri juga tertanam seiring tumbuhnya rasa ikhlas untuk bekerja. Seperti halnya juga rasa syukur bagi pria berusia 34 tahun ini, atas limpahan ilmu, pengalaman, hingga added values yang ia dapatkan dari perusahaan layanan dan jasa/fasilitas, tempatnya bekerja selama delapan tahun terakhir.


“Kita nggak hanya terpaku untuk kerja aja, tapi juga diajarkan mengenai attitude. Jadi nilai tambah kita ke klien nggak hanya kebersihan, kerapihan, tapi juga kita diajarin attitude, Service With A Human Touch (SWAHT), bekerja dengan sentuhan manusia. Jadi nggak hanya monoton kerja, tapi kita bekerja dengan hati,” jelas Dwi.


Bergabung dengan ISS Indonesia sejak Maret 2011, Dwi memulai karirnya sebagai seorang cleaner. Profesi ini sebenarnya bukanlah hal baru baginya, karena selama lima tahun sebelumnya, ayah tiga anak ini telah berpengalaman menjalani profesi yang sama. Terlebih lagi sejak masa kecilnya, ia juga menggemari aktivitas bersih-bersih, karena baginya, kebersihan adalah sebagian dari iman.


Keyakinannya dengan kesempatan jenjang karir bagi karyawan front liners yang berkinerja baik pada perusahaan layanan jasa dan manajemen fasilitas terdepan ini, kian membangun optimismenya untuk meniti karir yang terbaik. Tantangan demi tantangan pun ia lalui, seiring semakin besarnya tanggung jawab yang ia emban.


“Tantangannya, saya nggak hanya bertanggung jawab pada satu area. Saya juga memegang beberapa area yang memang lokasinya terpisah-pisah di Jabodetabek. Otomatis klien kan juga memberikan tanggung jawab kepada saya bahwa di cabang-cabang juga harus sesuai dengan yang di (kantor) pusat (Maybank Indonesia Finance), dari segi kebersihan dan kerapihannya,” jelas Dwi.


Ahmad Dwinanto Yanuar adalah satu dari sebelas pemenang Puntadewa Club dalam GREAT Award 2019. Tak kurang dari 9 area Maybank Indonesia Finance Jabodetabek dengan 15 manpower, menjadi tanggung jawabnya kini. Adalah dengan semangat happy bekerja, untuk memberikan kualitas terbaik, yang menjadi salah satu kunci keberhasilannya. Ia pun berharap agar pencapaiannya ini dapat dirasakan oleh rekan-rekan kerja di dalam timnya.


“Saya juga pengen, nggak hanya saya yang bisa ngerasain kebahagiaan. Tapi ke tim saya juga, menularkannya ke tim saya juga. Di tim saya ada beberapa yang masuk The Best Employee, saya bisa menularkan kebahagiaan, mereka berkumpul dengan teman-teman The Best-nya,” tutup Dwi.


0 Komentar
Artikel Terkait