Bisa karena Bersyukur dan Berani Menerima Tantangan Selasa, 03 Maret 2020

Bisa karena Bersyukur dan Berani Menerima Tantangan Image © ISS Indonesia.

Seorang pemimpin besar bangsa ini pernah berkata, ‘Belajarlah mengucap syukur dari hal-hal baik di hidupmu, dan belajarlah menjadi pribadi yang kuat dengan hal-hal buruk di hidupmu.’ Salah satu petuah hidup dari B. J. Habibie ini nyatanya bukanlah tanpa makna, meskipun seringkali terlupakan oleh kebanyakan kita, manusia.

Namun tidak demikian halnya bagi Tansui Maribeth Simangunsong, atau yang biasa disapa dengan Tansui. Dari perjalanan hidup dan pengalaman sehari-harinya dalam bekerja, front liner ISS Indonesia ini percaya bahwa apapun yang terjadi dan apapun yang ia hadapi, rasa syukur kelak akan membawa kebaikan bagi dirinya dan orang-orang di sekitarnya.

“Saya selalu berusaha untuk bersyukur, saya tanamkan juga ke teman-teman. Cintai pekerjaan kita dan jangan malu dengan apa yang kita kerjakan, dengan apa yang kita punya. Kalau mau yang lebih, berarti harus berbuat lebih, karena semua harus berproses,” ungkapnya.

Tansui mengawali karirnya sebagai seorang cleaner pada Januari 2018, dan langsung mendapat penempatan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Tak jarang, profesi dan area penempatannya ini kerap dipandang sebelah mata oleh orang-orang terdekatnya. Wanita kelahiran tahun 1998 yang dikenal dengan sikap optimisme dan keceriaannya ini pun kemudian membuktikan bahwa pekerjaannya itu bukanlah hal yang hina.

“Saya banyak belajar di sini, menjalani nilai kejujuran. GBK ini area yang luas dan dengan Service With A Human Touch (SWAHT) itu supaya pengunjung senang, nyaman beraktivitas, supaya pengunjung itu ingat kita dengan kesan pengalaman tak terlupakan. Kita jalani 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) kita. Jadi role model (atau teladan) yang baik, saling membantu, yang melayani dengan baik,” katanya begitu bersemangat.

Seiring keikhlasannya dalam bekerja yang beriring dengan usaha dan doa, Tansui mengakui telah banyak perubahan positif dan hikmah yang ia rasakan. Tak sebatas perbaikan ekonomi, wanita perantau dari tanah kelahirannya di Sumatera Utara ini pun kian mampu mengembangkan karakternya, hingga memantapkan tujuan (purpose) dalam hidupnya.

Sulung dari lima bersaudara ini juga semakin menumbuhkan empati dan menguatkan mental dalam dirinya, untuk berani menerima dan menjalani setiap tantangan yang diberikan kepadanya. Seiring waktu, kepercayaan pun ia dapatkan baik dari pimpinan, rekan-rekan kerja, bahkan klien dan pelanggan di areanya.

Seperti halnya diakui oleh Site Manager GBK, Haerudin. Menurut Haerudin, karakter dan extra mile Tansui dalam menjalani tugas dan kewajiban pekerjaannya di area, menjadi penilaian tersendiri dalam kinerjanya sehari-hari.

“Tansui itu orangnya fleksibel, tidak sombong dan selalu ceria, dan memposisikan diri sebagai teman. Dia banyak mau belajar untuk berkomunikasi yang baik dengan klien, memberikan pelatihan ke rekan-rekannya, dan mau memberikan effort atau usaha yang lebih dengan tanggung jawabnya sehari-hari,” jelas Haerudin.

Dalam dua tahun perjalanan karirnya, Tansui telah membuktikan kinerja terbaiknya sehingga mampu menapaki jenjang non-monetary reward dalam penghargaan ‘The Best Employee’ secara konsisten. Sebagai anggota dari Bima Club pada Oktober 2019, ia pun kemudian dipercaya untuk mengemban tanggung jawab sebagai shift leader dan memimpin 35 manpower di areanya.

Tansui Maribeth Simangunsong adalah satu dari 78 kandidat Puntadewa dalam GREAT Award 2020. Pemenang dalam Puntadewa Club nantinya akan berhak untuk hadiah utama berupa masing-masing 2 paket perjalanan religi. Hadiah ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap karyawan dengan kinerja terbaik serta mampu menjadi teladan bagi rekan-rekan kerja, bahkan orang lain di sekitar areanya.


0 Komentar
Artikel Terkait