Semangat Melayani karena Cinta pada Profesi Senin, 20 April 2020

Semangat Melayani karena Cinta pada Profesi Image © ISS Indonesia.

Bekerja sebagai seorang petugas kebersihan memang bukanlah cita-cita impian bagi banyak orang. Namun siapa sangka, profesi ini pada kenyataannya telah mampu mengawali kesuksesan banyak orang yang menjalaninya, bahkan mengubah karakter mereka menjadi jauh lebih baik. Herman Syahfei Harahap, atau biasa dipanggil dengan Herman, adalah salah satunya.

Herman mengawali profesinya sebagai petugas cleaning service pada akhir tahun 2004. Saat itu ia baru tamat sekolah, dengan kondisi ekonomi yang memaksanya untuk menjalani pekerjaan ini. Ketika itu, ia pun menyadari kalau dunia pelayanan kebersihan ini adalah hal baru baginya. Hal ini kemudian mendorongnya untuk terus belajar menggali pengetahuan, mengasah ketrampilan, hingga mengembangkan karakternya untuk bisa melayani dari hati. Seiring waktu, kecintaan pada profesinya pun tumbuh dan kian mendalam karena keikhlasan.

“Kesan positif yang saya dapatkan adalah bagaimana saya mendapatkan edukasi, engagement kepada klien dan tim. Saya sangat mencintai pekerjaan saya sebagai bagian dari ISS Indonesia. Saya create tim saya untuk menciptakan Great experience kepada passengers,” ungkap Herman yang sejak akhir 2017 lalu menjadi Service Supervisor di KSO-APS Bandara Kualanamu.

Dalam perjalanan karirnya, Herman berupaya untuk menjalin komunikasi yang baik dengan tim dan klien di areanya. Dengan komunikasi yang baik, ia meyakini akan dapat memfasilitasi tujuan klien melalui pelayanan yang ia dan timnya berikan. Hal ini juga menjadi tantangan tersendiri baginya, yang telah mengubah karakter pendiamnya menjadi lebih komunikatif. Seiring waktu, kepercayaan dirinya pun tumbuh.

“Biasanya klien ini kan beda-beda yang mereka inginkan, jadi saya juga harus memahami apa yang mereka (klien) mau. Tantangan seperti ini sudah cukup lama saya dapatkan. Klien saya ada yang kepala sekolah, profesor, guru, dan yang lain. Klien-klien yang mungkin yang cerewet ataupun yang terlalu baik sama saya. Berbicara dengan profesor misalnya, sementara saya hanya cleaning service. Saya merasa ISS ini luar biasa. Percaya diri saya ini tumbuh,” cerita Herman yang juga pernah ditugaskan pada area sekolah dan pusat perbelanjaan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara ini.

Bagi pria kelahiran tahun 1984 silam ini, adalah keluarga yang juga menjadi penyemangatnya tersendiri. Ya, keluarga memang memiliki makna penting tersendiri bagi kebanyakan orang Indonesia. Sebagai unit terkecil di dalam kehidupan masyarakat, keluarga merupakan tempat bagi kita untuk mendapatkan dukungan, kenyamanan, keamanan, rasa cinta, dan segala kebaikan yang kelak menopang pengembangan karakter seseorang. Di masa kini, makna keluarga pun meluas yang tak sekadar pada keluarga inti, tetapi juga di lingkungan pertemanan bahkan pekerjaan.

Dalam kehidupan Herman sendiri, keluarganya ini tak hanya sebatas pada keluarga kecilnya yang ia pimpin sebagai pencari nafkah, ataupun keluarga dimana ia dibesarkan. Adalah keluarga di lingkungan pekerjaannya, yang kini telah turut menjadi motivasi baginya untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik.

“Saya termasuk orang yang mengedepankan kedisiplinan. Kita (saya) tetap mencoba untuk menjadi role model kepada bawahan kita. Karena saya merasa mereka itu, tim saya ini bagian dari keluarga saya. Apapun yang menjadi masalah mereka, saya juga harus tahu. Biasanya ya saya mencoba memberikan solusi ke mereka,” terang Herman yang telah berhasil mengenyam pendidikan tinggi S1 di bidang Ekonomi Manajemen ini.

Dengan 50 manpower di area KSO-APS Bandara Kualanamu yang menjadi tangung jawabnya kini, Herman mengharapkan agar timnya dapat mengikuti jejaknya sebagai pengawas, bahkan lebih baik lagi. Ia pun berharap agar mereka juga bersikap jujur selalu, tetap menjalankan nilai inti ISS, dan dapat mencapai karir terbaik bersama perusahaan penyedia layanan/jasa dan manajemen fasilitas, ISS Indonesia yang menaunginya kini.

Di mata seorang pimpinannya, kinerja Herman dinilai bagus sekali. Semangat Herman dalam melayani selama 15 tahun lamanya mengabdi, memberikannya pengalaman tersendiri dalam memberikan layanan bagi klien, pelanggan dari klien, hingga berkolaborasi dan memimpin timnya untuk menfasilitasi tujuan klien.

“Proaktif, engage dengan tim dan cleaner, dan menciptakan customer experience di area setiap harinya dengan memberikan service excellence kepada pelanggan. Juga sangat dekat dengan klien dan cleaner. Kalau beliau sudah mengenal karakter klien, cepat tanggap orangnya. Karakternya orangnya baik, ingin selalu buat perubahan. Saya kasih tanggung jawab terberat, levelnya sudah senior supervisor, dan selalu bisa membuat tim yang dipimpinnya nyaman bekerja di area,” ungkap Site Head KSO-APS Bandara Kualanamu, Beng Syandi

Herman Syahfei Harahap dinobatkan sebagai penerima Bima Club pada penghargaan The Best Employee (TBE) ke 88, November 2019 lalu. Penghargaan ini merupakan apresiasi perusahaan atas konsistensi dari kinerja baik yang ia lakukan. Herman merupakan salah satu dari puluhan kandidat penerima Puntadewa Club dalam GREAT Award 2020.


0 Komentar
Artikel Terkait