Keikhlasan dan Positive Attitude dalam Melayani Minggu, 26 April 2020

Keikhlasan dan Positive Attitude dalam Melayani Image © ISS Indonesia.

Rasa syukur kepada Tuhan tak hentinya terucap dari benaknya. Keceriaan pun begitu terpancar, ketika ia menceritakan perjalanan dan kesehariannya dalam menjalani profesi, yang telah dilakoninya sejak tahun 2014 silam.

Namanya Nur Halimah Amitas. Ia adalah satu dari sekitar 60 manpower cleaning services di RS PKU Muhammadiyah Gombong, Jawa Tengah. Kalau berkunjung dan mencarinya di salah satu rumah sakit terbaik di Kabupaten Kebumen ini, dipastikan tak seorang petugas pun tahu namanya Nur. Tapi ketika menyebut nama Incess, barulah para petugas di rumah sakit menunjuk kepadanya.

Ya, nama Incess memang begitu melekat pada wanita kelahiran 34 tahun silam ini. Rekan kerja, bahkan staf rumah sakit biasa memanggilnya Princess atau Incess, karena karakter pribadinya yang dianggap antik. Hal ini jugalah yang selalu membawanya pada kesan positif dari para staf dan petugas medis di rumah sakit.

“Karena kinerja, komunikasi, dan dedikasinya terhadap rumah sakit ini memberikan motivasi kepada teman-teman untuk selalu loyal, patuh dan bekerja sebagai ibadah,” ungkap Manager Keperawatan RS PKU Muhammadiyah Gombong, Darsino.

Adalah niat ikhlas dan beribadah, yang menjadi kunci semangat Incess dalam memberikan pelayanannya sehari-hari. Kematangan usia dibandingkan dengan rekan kerjanya yang lain, juga membuatnya senang berbagi ilmu sehingga dapat menghindari keluhan dari pelanggan.

Di ruangan itu banyak (cleaner) yang baru dan masih muda. Paling kalau belum tahu, saya ajarkan. Sebelum kita dapat complain dari klien, lebih baik kita kasih tahu. Anggap saja tempat kerja kita seperti rumah kita, jadi apapun itu harus dikerjakan sebaik mungkin. Saling mengingatkan, terima masukan dari orang lain juga,” cerita Incess.

Berprofesi sebagai petugas kebersihan rumah sakit, memang telah menjadi tantangan tersendiri bagi Incess. Apalagi, enam tahun menjalaninya bukanlah waktu yang singkat. Namun bagi Incess, apapun pekerjaannya akan membawa berkah ketika halal dilakukan, serta ikhlas melakukannya.

Incess pun meyakini bahwa positive attitude menjadi kunci bagi dirinya, dalam berupaya memberikan pelayanan kebersihan terbaik di rumah sakit. Sikap dan perilaku positif seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga konsistensi dalam memberikan kinerja yang baik.

Intinya kita, attitude yang paling utama. Sepintar apapun kita, kalo attitude kita nol pasti kita nggak akan dihargai oleh orang lain. Karena di sana (rumah sakit) pasti ketemu orang yang berbeda setiap harinya. Banyak orang, selalu berganti. Kalau kita attitude-nya bagus, mudah-mudahan hasilnya bagus,” terangnya.

Bekerja di tengah pandemi COVID-19 juga tak menyurutkan semangat ibadah Incess. Cukup lama ditugaskan di bangsal persalinan, membuat ibu dari dua anak sekaligus bagi rekan-rekan kerjanya ini terbiasa berhati-hati dengan potensi risiko paparan cairan tubuh pasien. Ia pun kini begitu menekankan kehati-hatian dan memaksimalkan upaya pembersihan di rumah sakit evakuasi penanganan COVID-19 ini.

Kalau dari dulu memang pemakaian APD (Alat Pelindung Diri) harus lengkap untuk penanganan persalinan, karena mencegah terkena penyakit menular seperti HBsAg (Hepatitis B) ataupun HIV. Bedanya dengan yang sekarang sih lebih hati-hati lagi, soalnya kan proses penularannya (COVID-19) cepat banget. Jadi proses dusting-nya itu lebih ditingkatkan lagi dari area luar sampai ke dalam,” jelas Incess.

Menjadi bagian dari garda depan non-medis dalam penanganan COVID-19 di rumah sakit, Incess dan timnya mengerti benar bahwa disiplin mengimplementasikan social/physical distancing akan membantu mengurangi beban para petugas medis dan pelayanan kesehatan. Incess pun berharap agar masyarakat turut berperan aktif dalam mendukung pencegahan penyebaran virus korona baru ini.

(Masyarakat) kalau bisa di rumah, ya di rumah aja. Jaga kesehatan dan daya imunnya ditingkatkan lagi. Makan yang bergizi supaya daya imunnya kuat. Selalu pakai masker dan pakai APD yang tepat.
Kita (petugas cleaning services) kalau briefing juga jaga jarak, meskipun hanya sebentar,” pesan Incess.

Nur Halimah Amitas alias Incess merupakan satu karyawan teladan dalam Bima Club, sekaligus menjadi nominator Puntadewa Club pada GREAT Award 2020 ISS Indonesia. Dengan keikhlasan dan positive attitude-nya dalam memberikan pelayanan di bidang kebersihan, ia pun berharap hal ini dapat memotivasi karyawan lain bahkan masyarakat, untuk menjalani profesi sebagai bentuk ibadah sehari-hari.


1 Komentar

Sukses cessss