Semangat Hidup Anak Nelayan Mengejar Kehidupan Yang Lebih Baik Jumat, 17 Juli 2020

Semangat Hidup Anak Nelayan Mengejar Kehidupan Yang Lebih Baik Image © ISS Indonesia.

Terlahir dari keluarga nelayan di pesisir Pantai Bungus di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumli terbiasa bekerja sejak masa kecilnya. Ketika masih duduk di bangku SD hingga SMA, ia sudah bekerja mengurus hasil nelayan orang tuanya bahkan ikut melaut untuk mencari ikan teri. Semua itu ia lakukan demi dapat membiayai kebutuhan sekolahnya sendiri, kala itu.

Sulung dari empat bersaudara ini rela tidak bermain dengan teman-teman sebayanya sepulang dari sekolah, karena rasa tanggung jawabnya yang ingin membantu kebutuhan hidup keluarganya. Ia sadar dengan perannya sebagai anak tertua. Tak hanya membantu kehidupan ekonomi keluarganya, Jumli juga terus bersekolah tanpa harus membebani kedua orang tuanya.

Lebih dari itu, masa kecil Jumli juga dilaluinya dengan bekerja paruh waktu di toko furnitur hingga menjadi pekerja bangunan agar dapat membeli segala perlengkapan sekolahnya sendiri. “Saya ingin dapat bersekolah dan ingin dapat membeli sepatu saya sendiri agar bersemangat melangkah ke sekolah,” tutur pria kelahiran Padang, 24 tahun silam tersebut.

Meski begitu, bersekolah sembari bekerja tidaklah membuat Jumli ketinggalan prestasi. Jumli tetap mampu mempertahankan nilai terbaiknya demi mendapatkan beasiswa sekolah secara gratis, atau tidak terbebani biaya administrasi sekolah. “Saya tidak pernah putus asa dengan keadaan, walau jatuh dan sulit, saya harus bangkit kembali untuk mengejar impian,” ucapnya.

Jumli, kini merupakan Shift Leader ISS Indonesia di area PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Teluk Sirih, Kota Padang, Sumatra Barat. Bergabung menjadi bagian dari keluarga ISS Indonesia sebagai gondolaman sejak Desember 2015 lalu, Jumli mampu bekerja secara profesional dengan menerapkan perilaku yang baik, yang juga menjadi salah satu pelajaran berharga yang ia dapatkan sejak bekerja di perusahaan ini.

Selain itu, ia juga selalu mengedepankan prinsip 5S yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun dimana kebiasaan ini pun ia terapkan pada keluarga dan lingkungannya. Ia berupaya untuk menjadi contoh pribadi yang baik, sekaligus menjadi contoh karyawan dari perusahaan yang baik juga. Jumli percaya bahwa bersama ISS Indonesia, ia bisa tumbuh dan berkembang bersama, serta bertekad untuk terus menambah ilmu dan wawasannya sebagai bagian dari ISS Indonesia.

Di mata pengawasnya, Jumli selalu bertanggung jawab dan melakukan tugas dengan sungguh - sungguh. “Saya melihat adanya kemauan kuat Jumli untuk belajar dan ingin sukses, dan bisa menjadi contoh yang baik untuk rekan kerjanya. Saya berharap ke depannya, Jumli bisa kembali meraih karyawan terbaik dan bisa promosi untuk jenjang berikutnya,” ucap Site Manager PLTU Teluk Sirih, Safarudin Siregar.

Klien di area pun mendukung kinerja Jumli yang dinilai berdedikasi dan mau belajar untuk kemajuan dirinya. “Banyak arahan yang saya berikan kepada beliau untuk lebih maju, dan jika kami memberikan tanggapan, ia cepat memberikan respon. Jumli bisa menjadi pedoman dan pelopor bagi leader-leader lainnya,” tutur Supervisor OPS Coal Ash Handling UPK Teluk Sirih, Ismaelia Iskandar.

Semangat Jumli yang terasah sejak di bangku Sekolah Dasar untuk dapat mandiri pada kakinya sendiri, menjadi bekal sekaligus pelajaran berharga baginya sendiri saat ini. Jumli berharap dapat memberikan motivasi kepada rekan-rekan kerjan dan teman-teman di lingkungannya, untuk dapat mengejar impian dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih berguna untuk sesama.***


0 Komentar