Mampu Berdaya Karena Keikhlasan Bekerja Jumat, 31 Juli 2020

Mampu Berdaya Karena Keikhlasan Bekerja Image © ISS Indonesia.

Profesi cleaning service memang seringkali dipandang sebelah mata. Profesi ini bahkan kerap dibilang, kalau pekerjaannya hanyalah berhubungan dengan kotoran dan noda. Inilah yang pernah dialami oleh Nur Intan Natalia.

Di masa awalnya ia bekerja sebagai cleaning service, lima tahun silam, tak jarang perempuan yang biasa disapa Intan ini, menerima gunjingan dan cibiran dari lingkungan sekitarnya karena profesi yang dijalaninya. Namun pesan sang ayah sebelum menghembuskan napas terakhirnya, tiga tahun lalu, selalu menjadi motivasinya untuk membuktikan bahwa anggapan itu tidaklah berarti apa-apa baginya.

“Bapak titip adik-adik kamu, sekolahkan mereka. Jangan dengarkan perkataan orang-orang tentang pekerjaan kamu sebagai cleaning service. Kerja saja sembari beribadah. Suatu hari pasti kamu akan sukses dan tetaplah menjadi diri sendiri,” kenang haru Intan, yang hanya memiliki kesempatan bersekolah sampai ke tingkat SMA karena keterbatasan ekonomi orang tuanya.

Sulung dari empat bersaudara ini pun bertekad untuk bisa menghidupi dan memberikan masa depan dengan pendidikan yang lebih baik bagi kedua adiknya, yang masih duduk di bangku SMP dan SMA. Meski sudah berkeluarga, Intan yang juga ibu dari satu anak ini tak ingin membebani sang suami dengan dua adik yang menjadi tanggungannya.

Dengan prinsip yang ia pegang teguh dalam menjalani hidup dan bekerjanya sehari-hari, membawa Intan pada pembuktian bahwa seorang cleaning service juga dapat berdaya bagi dirinya sendiri dan keluarganya. Sekaligus juga mengubah sudut pandang orang-orang bahwa profesi cleaning service tidaklah serendah yang mereka kira, bahkan dapat meraih kesuksesan apabila mencintai pekerjaannya.

“Bekerjalah dengan ikhlas, beribadah. Segala sesuatu itu diutamakan dengan doa, karena suatu pekerjaan itu akan ada kesuksesan di balik kesulitannya,” ucap Intan, yang kini menjadi shift leader di Wisma Kalla, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Untuk mencapai kesuksesannya, perempuan kelahiran Kabupaten Takalar, 25 tahun silam ini berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan di areanya. Intan pun menerima pujian dari klien atas pelayanan terbaik yang ia berikan di area kerjanya.

 Attitude, kinerja kerja dan komunikasi yang baik pada saat berhadapan dengan klien, dan pekerjaan yang diberikan dikerjakan tepat waktu,” ujar Operation Section Head Building Management Wisma Kalla, Deasy Rostianti Effendy.

Kinerja yang baik dan konsistensi Intan dalam bekerja berbuah pada apresiasi dari ISS Indonesia, perusahaan yang menaungi Intan, untuk meraih penghargaan The Best Employee berturut-turut selama lebih dari setahun terakhir. Hal ini membawanya pada kesempatan untuk meniti jenjang karir sekaligus masa depan yang lebih baik. 

“Mereka kini melihat saya bekerja dengan baik, melihat saya dapat menyekolahkan adik-adik, dapat penghargaan dari perusahaan. Sebagai perempuan dari daerah, ini adalah pembuktian yang saya lakukan,” tutur Intan.

Pembuktian ini membuat Intan semakin berharap agar setiap orang dapat lebih menghargai orang lain, apa pun pekerjaannya.  Intan juga berharap agar prestasinya tersebut dapat memberikan motivasi kepada timnya di area.

“Mereka harus bisa seperti saya. Mereka harus bisa membuktikan bahwa pekerjaan mereka sebagai cleaning service bisa membawa kesuksesan juga, dan membuktikan bahwa cleaning service bukanlah pekerjaan yang rendah dan bisa berdaya,” tutup Intan.***


0 Komentar