Pilihan Profesi yang Tak Pernah Disesali Jumat, 11 Desember 2020

Pilihan Profesi yang Tak Pernah Disesali Image © ISS Indonesia.

Memotivasi dan menantang dirinya dalam menjalani profesi sebagai operator cleaning service adalah keputusan yang tepat dan tidak disesali oleh Yuni Harti, yang kini merupakan Junior Supervisor ISS Indonesia area Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Gadis lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Akutansi ini memang bercita-cita untuk bisa bekerja sesuai dengan bidang pendidikan yang ia kenyam. Namun setelah kelulusannya, mendapatkan pekerjaan yang diinginkan ternyata tidaklah semudah yang ia harapkan, sewaktu masih sekolah dulu.

Sempat tiga bulan lamanya menganggur, Yuni pun pernah mencoba melamar pekerjaan di sebuah minimarket, namun ia masih belum beruntung. Sampai akhirnya anak pertama dari dua bersaudara ini melamar bekerja sebagai operator cleaning service di ISS Indonesia, tanpa mementingkan rasa malu dan gengsi.

Bagi perempuan kelahiran tahun 1997 ini, yang terpenting adalah dukungan dari kedua orang tua dalam langkah baik yang menjadi pilihan hidupnya. “Dari awal kedua orang tua mendukung, yang penting bekerja untuk membantu ekonomi orang tua,” tutur singkat Yuni.

Ibunda Yuni bekerja sebagai pengasuh, sementara bapaknya bekerja sebagai cleaning service. Keduanya mendukung pekerjaan yang Yuni mulai jalani sejak tahun 2015 lalu. “Menurut Bapak, yang penting saya kerja senang dan nyaman, karena orang tua saya sangat menghargai proses, sehingga kedua orang tua saya selalu memberikan dukungan kepada saya,” ucap Yuni.

Yuni mengawali niatnya bekerja hanya sebatas untuk memiliki penghasilan, tanpa ada motivasi lain dalam dunia bekerja. Namun seiring waktu, ia menjadi termotivasi karena profesi cleaning service bukanlah jalan buntu untuk masa depannya.

Dari kisah inspiratif para pendahulunya yang kini termasuk dalam pemimpin-pemimpin berprestasi di perusahaannya bekerja, Yuni kian bersemangat demi bisa meniti jenjang karier, meski harus memulainya sebagai operator frontliner.

Dalam perjalanannya, perempuan berdarah asli Jakarta ini sempat mendapat penugasan di sejumlah area yang berbeda dalam kurun waktu yang cukup singkat, paling lamanya rata-rata tiga bulan saja. Hingga pada tahun 2017 ia mulai bertugas di GBK Jakarta dan mampu membuktikan bahwa ia bisa terus memberikan pelayanan yang baik sehingga layak untuk mendapatkan kepercayaan menjadi junior supervisor di area Komplek GBK.

Memberikan pelayanan di area seluas Komplek GBK tentunya memiliki tantangan dan dibutuhkan semangat yang besar, di samping juga karena GBK merupakan fasilitas umum yang menjadi cerminan Indonesia. Yuni selalu berupaya memberikan semangat kepada timnya, serta selalu meluangkan waktu untuk timnya berbagi cerita maupun masalah, melalui sharing session.

Memberikan pengarahan yang jelas agar mereka memahami medan area pekerjaan dan tidak bingung saat menjalankan tugasnya. Tim pindahan dari area lain biasanya kaget karena GBK ini luas, outdoor, sehingga butuh penyesuaian luar biasa. Beri semangat untuk dapat membiasakan diri, dan beri pengertian kalau setiap area punya tantangannya masing-masing,” cerita Yuni.

Di GBK jugalah, Yuni berkesempatan untuk dapat berbicara di depan pejabat negara dan daerah seperti Menteri Pendidikan dan Gubernur Jawa Timur, beberapa tahun lalu. “Sebelum presentasi, sebelum acara dimulai, dan akan ketemu ‘orang hebat’ itu awalnya saya takut. Tapi saya tetap memberanikan diri seperti biasa di depan mereka. Setelah presentasi rasanya lega dan senang bisa presentasi di depan mereka dan menjadi pengalaman luar biasa untuk orang biasa seperti saya,” kenang Yuni dengan bangga.

Kinerja pelayanan prima yang dilakukan Yuni mendapatkan apresiasi dari Site Head GBK, Haerudin, yang mengatakan, “Yuni Harti selama bekerja di area GBK banyak membantu pekerjaan saya terutama mengenai laporan audit BPK dan audit internal GBK, dan banyak lagi yang lainnya. Yuni tipikal wanita yang pekerja keras pantang pulang sebelum acara (event) selesai. Komunikasi dengan klien pun sangat baik dan juga mampu merespon permintaan klien mengenai operasional di lapangan dengan cepat dan tepat.”

Pujian untuk Yuni juga datang dari pihak klien yaitu Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK). Planning Specialist Building and Maintenance Division PPKGBK, Reza Satrian, mengatakan, “Saudari Yuni Harti mampu membina hubungan dan komunikasi yang baik, baik dengan kolega sesamanya maupun dengan user di PPKGBK. Selain itu juga sangat membantu klien PPKGBK dalam pelaksanaan operasionalnya. Saya yakin dan percaya akan kemampuan, attitude, dan tanggung jawab yang ia miliki.”

Yuni berharap agar ia ke depannya dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk dapat mengejar cita-cita selanjutnya dalam menapaki jenjang karier yang lebih tinggi untuk bersanding dengan para Great leaders yang berprestasi di ISS Indonesia. Dengan terus menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua dan keluarganya, Yuni ingin membuktikan bahwa pilihannya bekerja sebagai seorang operator cleaning service bukanlah kesalahan, melainkan menjadi pilihan yang tepat untuk ia bisa berkarier dan terus belajar.***


2 Komentar

Semangat terus pantang mundur ,selalu perpikir positif ,segala sesuatu yang sudah kita perjuangankan pasti tidak akan mengecewakan,semangat terus untuk Yuni Harti????????





Teruslah berjalan jangan pernah berhenti untuk menggapai cita-cita mu kalau bukan kita siapa lagiiiiiiii tetap semangat dan jangan kasih kendorrr