Berinovasi Kreatif Memanfaatkan Benda Tak Terpakai Jumat, 29 Januari 2021

Berinovasi Kreatif Memanfaatkan Benda Tak Terpakai Image © ISS Indonesia.

Kreativitas bisa datang kapan pun dan di mana pun. Kreativitas yang mengandung arti kemampuan untuk menciptakan ataupun mengembangkan sesuatu yang baru, bahkan bisa menjadi suatu inovasi ketika dilibatkan dalam proses solusi kreatif untuk memberikan nilai tambah bagi banyak orang. 

Di area Siloam Hospitals Bekasi Timur Blu Plaza, tim cleaning services ISS Indonesia kerap melahirkan inovasi dari kreativitas yang mereka punya. Terlebih lagi, inovasi ini dibuat dengan memanfaatkan benda bekas atau yang sudah tidak terpakai lagi. Seperti busa padat pada kemasan baru peralatan medis, tripleks sisa dari renovasi bangunan area, hingga potongan pipa paralon.

Seperti apa inovasi kreatif yang mereka hasilkan? Berikut ini adalah beberapa di antaranya.

Mading Pergantungan Face Shield


Ide membuat mading untuk tempat menggantungkan pelindung wajah (face shield) ini digagas oleh M. Israsidin Khair, junior supervisor tim cleaning services di area ini. Khair ingin rekan-rekan kerja yang dipimpinnya agar selalu ingat dan lebih teratur dalam menggunakan dan menyimpan salah satu alat pelengkap kerja mereka tersebut. Selain juga supaya tempat penyimpanan khusus tersedia untuk mereka.

“Dari situ saya berpikir bagaimana caranya supaya rapi, dan ada namanya. Lalu saya buatkan. Setelah itu jadi terlihat, karena digantung. Kan kalau ada namanya di tempat face shield-nya, jadi ketahuan siapa saja yang pakai dan yang tidak,” cerita Khair.

Inovasi kreatif Khair yang berbahankan busa padat bekas pembungkus dari peralatan medis ini bahkan mengundang ketertarikan sejumlah klien di areanya. Khair pun kemudian mendapat permintaan untuk membuatkan hasil kreasi serupa yang mengisi sejumlah ruangan.

Seat Buffer

Kursi tunggu seringkali diletakkan menempel dengan dinding. Sandaran kursi yang menempel pada dinding akan membuat gesekan sehingga cat dinding bisa cepat terkikis dan memperburuk tampilan dinding. Sedangkan untuk mempercantik dinding kembali, tentunya akan memerlukan biaya tersendiri.

Khair bersama dengan timnya memberikan solusi untuk masalah itu dengan memanfaatkan tripleks bekas, dan menyulapnya menjadi seat buffer atau penyangga pada kaki kursi. Penyangga ini berfungsi untuk menahan kursi agar sandarannya tidak menempel ke dinding dan tidak merusak catnya.


Inovasi kreatif yang mereka hasilkan ini kembali memikat klien karena manfaat yang diberikan. “Klien mendukung. Jadi kemarin hanya bikin 1 dan bertambah jadi 17 kursi. Jadinya dibantu temen-teman untuk potong tripleksnya, untuk ngecat-nya,” jelas Khair.


Selain mading pergantungan face shield dan seat buffer, di area pelayanan dengan jumlah manpower cleaning services sebanyak tujuh orang ini juga menghasilkan inovasi kreatif lain berupa mask holder untuk digunakan oleh rekan kerja maupun stafnya klien yang mengenakan jilbab, sampai akuarium berbahan pipa paralon bekas yang memberikan ketenangan dan menjadi hiburan tersendiri bagi stafnya klien di area.

“Karena kan selain diminta sama kantor, bermanfaat juga untuk orang lain. Yang penting klien happy,” ungkap ceria Khair.

Meski kerja sama pelayanan kebersihan ISS Indonesia dengan Siloam Hospitals Bekasi Timur Blu Plaza baru mulai berjalan pada Februari 2020, namun semangat berinovasi dan berkreasi dari tim cleaning services di area ini begitu tinggi. Setiap bulannya, setidaknya satu inovasi secara konsisten mereka hasilkan guna dapat membantu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi siapa pun yang beraktivitas di tempat yang mereka kelola tersebut.***


3 Komentar

Bagus





Very cool and good inovation





Keren idenya. Semangat.





Artikel Terkait