Keputusan Tepat Untuk Mengubah Nasib Jumat, 16 April 2021

Keputusan Tepat Untuk Mengubah Nasib Image © ISS Indonesia.

Ardi Saputra Rahman, 31, sempat harus menempuh perjalanan antar kota yang memakan waktu dua jam lamanya, untuk bekerja. Dari tempat tinggalnya di kota Malang, setiap harinya ia berangkat pukul tiga pagi menuju Surabaya, demi bisa sampai tepat waktu di area penugasan pertamanya yang berlokasi di Graha Pena, Jawa Pos, kala itu. Setelah selesai bekerja, ia pun pulang ke rumah dengan durasi perjalanan yang sama kembali harus ia tempuh.

Itulah yang Ardi alami di masa-masa awal ia bekerja sebagai petugas kebersihan atau operator cleaning service, pada tahun 2011 silam. Bukan tanpa alasan juga tentunya. Ardi pernah berprofesi sebagai penjual kompor gas dan penjaga warnet setelah kelulusannya dari bangku SMA di tahun 2008, namun pendapatannya adalah jauh di bawah cukup. Padahal, ia ingin membahagiakan orang tuanya dengan kemandirian dirinya, untuk masa depannya, dan bisa memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sadar dengan bekal pendidikan formalnya tidaklah cukup tinggi, Ardi memutuskan untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga ISS Indonesia dan rela menempuh perjalanan jauh, demi bisa bekerja dengan upah yang sepatutnya bisa ia dapatkan. Namun ia bersyukur, penugasannya di Surabaya tidaklah berlangsung lama karena Ardi kemudian mendapatkan area penugasan di kota kelahirannya, tepatnya di Malang Town Square. Ardi yang selama itu tidak pernah pergi jauh dari keluarganya, tidak lagi harus membuat orang tuanya khawatir dengan perjalanan jauh yang ia tempuh untuk bekerja.

Tanpa terasa, sepuluh tahun lamanya kini berselang. Bekerja di dunia pelayanan jasa dan manajemen fasilitas bersama ISS Indonesia telah membuat Ardi banyak berkembang. Perusahaan yang berkomitmen dalam hal kepatuhan ini lebih dari sekadar mengubah nasibnya dalam hal materi, tapi juga mengembangkan karakter diri dan memberikan ilmu serta pengalaman yang berarti baginya. Ardi merasa sangat senang karena dipercaya untuk ditugaskan di berbagai jenis bisnis pelanggan yang berbeda-beda seperti perusahaan media, tempat hiburan, layanan kesehatan, manufaktur, perkebunan hingga tempat pelatihan.

“Sepuluh tahun di ISS Indonesia banyak areanya, jadi banyak belajar dengan menangani area yang berbeda, bisa berkomunikasi dengan banyak orang yang berbeda, memahami setiap karakter orang, bagaimana cara menghadapi orang yang berbeda-beda, bertemu orang yang berbeda dan lebih baik, sehingga belajar ber-attitude dengan baik menyesuaikan karakter setiap orang yang saya jumpai,” tuturnya.

Mempelajari setiap area baru pun menjadi kegemaran tersendiri bagi Ardi, di samping sejumlah hikmah lain yang ia dapatkan dalam dedikasinya bekerja selama ini, yang membuatnya tenang bekerja bersama bagian dari perusahaan global nomor 1 di bidang cleaning services dan terkemuka dalam penyediaan integrated facility services (IFS) ini.

“ISS Indonesia sangat comply (patuh) dengan peraturan pemerintah baik itu compliance dalam hal fasilitas kerja maupun kesehatan. Saya melihat tenaga kerja di beberapa perusahaan lain belum tentu bisa compliance seperti ISS Indonesia. Sehingga saat ada kebutuhan menggunakan fasilitas jaminan kesehatan tersebut merasa lebih aman, karena ISS Indonesia pasti sudah memenuhi fasilitas kesehatan tersebut,” papar Ardi.

Bapak dari satu anak ini merasa sangat diberdayakan oleh ISS Indonesia. “Saya diajarkan bagaimana berkomunikasi dengan baik, dengan banyak orang. Sebelum masuk ISS, saya sangat pemalu bahkan cupu dalam hal komunikasi, serta memiliki rasa takut untuk berkomunikasi dengan orang asing. Tapi saya diberikan dorongan, motivasi oleh pengawas-pengawas saya kala itu untuk berani berkomunikasi,” ucapnya.

Banyak juga pelajaran yang ia telah dapatkan bersama ISS Indonesia. Kinerja yang profesional serta konsistensi bahkan mampu ia buktikan sehingga menempatkannya sebagai salah satu karyawan terbaik. Tahun 2015 adalah pertama kalinya ia menerima apresiasi dari perusahaan berupa penghargaan dalam The Best Employee, yang membawanya pada promosi jabatan ke level pengawas, tepatnya sebagai junior supervisor, di tahun 2016 lalu.

“Saya diajarkan untuk dapat memberikan pelayanan yang baik, memastikan kinerja tim berjalan dengan baik, saat menginformasikan hasil pekerjaan kepada user dengan baik. Sehingga saya jadi bisa memahami bagaimana saya dapat memperlakukan orang lain dengan baik,” tutur Ardi yang kini merupakan Junior Supervisor Sampoerna Enterpreneurship Training Center (SETC) Sukorejo.

Menurut atasannya, karakter dan kinerja Ardi pun dinilai sangat baik. Service Manager SETC Sukerjo, Nur Hasan mengatakan, “Selama kami bekerja sama dengan saudara Ardi Saputra Rahman sebagai junior supervisor, yang bersangkutan sangat disiplin dalam menjalankan tugasnya dan selalu memberikan motivasi kepada rekan dan juga tim yang ada di area untuk bekerja dengan ikhlas, aman, nyaman dan sehat. Saya menilai sangat baik dan bisa berkembang lagi,” ucap Nur Hasan.

Keputusan Ardi sepuluh tahun silam, perjuangan Ardi menempuh perjalanan berjarak jauh, menjadi kenangan yang memotivasinya untuk terus berupaya mengingat tujuan hidup dan bekerjanya. Membahagiakan orang tua dan keluarga kecilnya, dan bisa berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan formalnya ke tingkat perguruan tinggi. Ardi pun berharap bisa terus meningkatkan karier di ISS Indonesia, mendapat kepercayaan dan menapaki jenjang karier yang lebih tinggi lagi.***


0 Komentar
Artikel Terkait