Kuli Bangunan Yang Menjadi Supervisor di Indosat Jumat, 24 Desember 2021

Kuli Bangunan Yang Menjadi Supervisor di Indosat Image © ISS Indonesia.

Keputusan untuk merantau ke Jakarta setelah lulus SMP, membuka jalan hidup berbeda bagi Lilik Hermanto. Pria kelahiran Hargomulyo, sebuah desa yang berada di Kabupaten Lampung Timur ini, hidup bersama orang tua beserta kedua adiknya di sana.

Walau ingin meneruskan pendidikannya setelah lulus SMP, namun orang tuanya tidak sanggup untuk membiayainya saat itu. Hal tersebut membuat Lilik memutuskan untuk merantau ke Jakarta. “Saya putuskan untuk cari kerja ke Jakarta. Dan kalau dikatakan Jakarta kejam, itu betul. Saya merasakan sendiri hampir 2 bulan tidur di terminal Pulo Gadung tanpa pekerjaan. Akhirnya saya putuskan untuk pulang lagi ke kampung,” kenang Lilik.

Namun, perjuangannya belum berakhir. Enam bulan kemudian, Lilik berangkat lagi ke Jakarta bermodalkan uang hasil membuat batu bata selama di kampung. Di Jakarta, dia berhasil mendapatkan pekerjaan walaupun hanya menjadi kuli bangunan. Setelah dua tahun bekerja sebagai kuli bangunan, membawa Lilik pada pekerjaan kontraktor sumur bor yang ia geluti cukup lama, sebelum akhirnya masuk ke dunia cleaning service.

Profesi sebagai cleaning service memang suatu hal baru jika dibandingkan dengan pekerjaan Lilik sebelumnya. Namun, ia siap menerima tantangan tersebut, dan memulai karier dengan profesi ini. “Memang dulu awalnya saya bukan dari ISS, melainkan dari PT lain. Tapi, saya tau ISS dari beberapa teman di sekitar kontrakan yang memang juga bekerja di sana,” ceritanya Bapak tiga anak ini.

Selain bekerja sebagai cleaning service di area Indosat selama beberapa tahun, Lilik juga diberikan tantangan untuk bekerja di bidang lain, seperti gardening, office boy, hingga akhirnya diangkat sebagai Supervisor di perusahaan lamanya.

“Ketika ISS masuk di Indosat, saya pun akhirnya pindah dan masuk ISS juga. Di sini lah saya merasakan banyak perubahan dan perbedaan dalam pekerjaan maupun kehidupan saya. Saya merasa pekerjaan saya itu dihargai oleh orang lain. Salah satunya dengan reward yang juga diberikan pada saya,” ungkap peraih Bima Club pada The Best Employee ke-95 ini.

Lilik juga merasa keinginannya untuk terus berkembang semakin bertambah semenjak bergabung di ISS Indonesia. “Saya banyak belajar hal baru yang tidak saya temukan di perusahaan sebelumnya, contohnya dari sistem bekerja. Banyak ilmu yang saya dapat. Para leader pun mau mengajari, sehingga kita pun berinteraksi dengan atasan tidak canggung, tidak malu untuk bertanya. Ini juga yang membuat saya semangat untuk terus belajar mengembangkan wawasan saya,” jelas Lilik.

Saat ini, Lilik yang menjabat sebagai Service Supervisor di area Indosat memegang tanggung jawab yang lebih besar lagi dengan total lebih dari 50 placemaker yang ia pimpin di Kantor Pusat PT. Indosat (KPPTI) maupun tim yang bekerja mobile di area Indosat Jabodetabek.

“Saya selalu menganggap pekerjaan itu juga seperti keluarga, sehingga saya juga peduli pada tim. Belajar bersama, membangun motivasi mereka untuk melakukan hal yang bisa saya capai hingga saat ini. Selalu saya tanamkan pada mereka untuk bisa mencintai pekerjaan itu sendiri agar kita tidak merasa dibebani dan enjoy menjalaninya, sehingga kita juga bisa memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Hal ini juga disampaikan oleh Junior Supervisor Indosat, Nur Soleh, yang merasakan kehadiran Lilik sangat dibutuhkan di area. “Pak Lilik sangat peduli akan setiap pekerjaannya, selalu memantau tim yang ada di bawahnya bahkan sampai manpower di area. Setiap hari, kehadiran, kesiapan, dan kinerja teman-teman selalu dipantau,” jelas Nur Soleh.

Lilik selalu menjadikan semua pekerjaan yang ia jalani adalah suatu ibadah agar dapat memberikan yang terbaik. “Saya selalu berprinsip untuk menjadikan pekerjaan itu suatu ibadah, karena kalau orang melakukan ibadah, tidak dilakukan secara main-main. Sudah pasti kita akan melakukannya dengan baik. Apabila kita sudah mencintai pekerjaan kita, pasti kita akan merasa aman dan nyaman, juga melakukan pekerjaan kita itu dengan baik,” jelasnya.

Hal ini juga ia buktikan dengan kemampuannya untuk menjaga hubungan baik dengan klien, serta support yang selalu diberikan bersama tim untuk dapat mendukung produktivitas di area tetap berjalan dengan baik. “Saya melihat Pak Lilik mampu menyeimbangkan komunikasi antara ia dan tim di bawahnya, juga dengan klien. Kita bisa melihat sejak Januari-November 2021, KPPTI dan Indosat Jabodetabek tidak pernah ada isu krusial baik dari sisi placemaker atau pun klien. Pak Lilik juga mampu menjaga kualitas secara konsisten, terbukti dari hasil audit QSA tahun 2021 dengan hasil Gold secara nilai meningkat dari tahun sebelumnya. Selain itu, bisa dilihat dari pencapaian SLA selama tahun 2021 dengan hasil zero pinalty. Dengan melihat hal ini tentunya beliau sangat membantu saya dalam kegiatan Operasional ISS di Jabotabek dan KPPTI,” jelas Operation Head MS OS Indosat, Pedi Nopedi.

Ke depannya Lilik berharap untuk terus berkembang bersama ISS Indonesia dan dapat membawa tim untuk ikut berkembang bersama, “Saya berharap saya bisa tetap bekerja di ISS dan bisa memberikan yang terbaik untuk ISS dan juga tim saya,” tutupnya.

 

Penulis : Yara Aprilia

Editor   : Syarief KH


0 Komentar