Pengamen Yang Jadi Cleaning Service Dengan Karir dan Prestasi Melonjak Senin, 28 November 2016

Pengamen Yang Jadi Cleaning Service Dengan Karir dan Prestasi Melonjak Image © ISS Indonesia.

Ketika masuk Jakarta, Urip mengarunginya sebagai pengamen di bis. “Kurang lebih satu tahun saya jadi pengamen di bis-bis jurusan Cimone, Grogol dan Senen,” tutur Urip mengawali kisahnya di ibukota sekitar 15 tahun lalu.

Setiap Jumat, Urip menjual sandal kulit Cibaduyut di mesjid dan setiap malam minggu berjualan di Monas. Tak hanya itu, Urip pun pernah jadi kuli bangunan setiap akhir pekan. Singkat kata, semua demi sesuap nasi di kota yang orang bilang kejam ini. “Yang penting, tidak menyusahkan orang lain atau melakukan hal-hal tercela,” tegasnya. 

Nasibnya mulai berubah ketika ia melamar dan ikut tes di ISS Indonesia. Kemudian, ISS Indonesia menyatakan ia lulus tes. Betapa bahagia Urip saat itu. “Namun, sehari setelah itu ibu saya meninggal, padahal salah-satu tujuan saya merantau ke Jakarta adalah ingin membagiakan ibu,” ujar Urip sambil mengenang Ibunya yang hanya seorang office girl di koperasi di kampungnya, Brebes. 

Tapi, ia tak patah semangat, ia mulai menjadi staf cleaning service. “Meski gaji sebagai kuli lebih besar per jamnya, tapi saya memilih sebagai cleaning service di ISS Indonesia. Karena yang saya cari adalah perusahaan yang sehat yang bisa membawa saya maju dan sejahtera di masa depan,” tegas Urip. 

Ia tak salah pilih. Sebagai cleaning service hanya berlangsung 11 bulan saja kemudian ia dipercaya sebagai team leader. Sekitar 4 tahun kemudian, kariernya naik lagi sebagai supervisor. Setelah itu ia ditarik ke Head Office (HO) ISS Indonesia. Hanya 2 tahun di HO, Urip dipercaya lagi sebagai supervisor di bagian airplane cleaning service di Garuda Maintenance Facility (GMF). 

Di area GMF inilah, penghargaan The Best Employee sekaligus The Best Supervisor ia raih. Tak hanya itu, ia juga sudah memiliki rumah sendiri serta mobil. “Saya sangat bersyukur telah memilih bekerja di ISS Indonesia sehingga kepribadian saya tumbuh dan prestasi saya melonjak,” tukas Urip.


0 Komentar