Memaknai Hasil Sebuah Proses Jumat, 18 Mei 2018

Memaknai Hasil Sebuah Proses Image © ISS Indonesia.

Kepada Bendera Merah Putih, hormat grak! Tegak grak! Maju jalan! Demikian instruksi yang kerap didengar para anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SMAN 1 Jampang Tengah, Sukabumi, Jawa Barat. Derap langkah kaki yang seirama mengiringi gerak tangan mereka yang mengayun sempurna mengikuti aba-aba yang diterima. 

Supervisor Security Guard area The Pakubuwono Residence - Nurfalah, 24, mengakui bahwa keputusannya untuk bergabung dengan ISS Security Service tidak terlepas dari latar belakang kehidupannya sebagai anggota Paskibra di sekolahnya dulu. “Sempat terpikir untuk masuk Akademi Kepolisian, namun karena saya juga memperhatikan kondisi ekonomi orang tua saat itu, niat itu saya batalkan,” kenang Falah.

Meski impian awalnya tidak tercapai, namun niat Falah untuk terjun dalam bidang keamanan tidak pernah pupus. “Begitu lulus SMA tahun 2013, saya langsung cari kerja ke Jakarta. Juni 2013 daftar ke ISS, Juli-nya langsung deploy di sini (The Pakubuwono Residence). Awalnya, saya hanya enggak mau jadi pengangguran begitu lulus sekolah, malu dengan tetangga,” tutur Falah.

Pria pengagum Ustadz Abdul Somad ini begitu mensyukuri keputusan yang diambilnya sekitar lima tahun silam untuk bergabung menjadi seorang security di ISS Indonesia yang ternyata mampu membawa perubahan besar dalam hidupnya. “Di ISS, sikap dan mental kita dibentuk dengan baik. Skill mudah dipelajari, tapi attitude perlu waktu untuk pembentukannya. Semua orang di ISS punya kesempatan karir yang sama asalkan mau menunjukkan prestasi dalam bekerja,” urai Falah soal pemahamannya bekerja di ISS Indonesia.

Sebagai supervisor mandiri (penanggung jawab tunggal di area) yang membawahi 67 anggota, Falah dituntut agar mampu membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh timnya. “Ekspetasi klien di sini begitu tinggi sehingga semua anggota di harapkan mampu memberikan service excellent. Pada sisi lain, apa yang menjadi hak anggota – misalnya hak cuti atau peluang promosi – harus diberikan untuk menyeimbangkan tuntutan kerja yang diterimanya,” jelas Falah.

Nurfalah adalah sosok pribadi yang konsisten melakukan apa yang sudah ditargetkannya. Pencapaiannya disadari benar sebagai hasil kerja sama tim. Jujur serta tulus dalam bekerja adalah dua hal yang terus dikedepankannya baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia kerja. Dia juga meyakini bahwa hasil yang diperoleh tidak terlepas dari proses yang dilalui.


0 Komentar